×

Iklan

Iklan

Desa Talawaan Jadi Contoh Kampung Sehat sadar Miras

3 Jun 2021 | 09:29 WIB Last Updated 2021-06-05T10:40:16Z

Desa Talawaan Jadi Contoh Kampung Sehat sadar Miras. ©2021 Sulut.infosatu.co.id


MINUT, Sulut.infosatu.co.id - Kapolda IrJen Pol. Drs Nana Sudjana menghadiri pencanangan Kampung Sehat sadar Miras (Minuman Keras) di Desa Talawaan, Kecamatan Talawaan, Rabu (03/06/2021).


Hadir dalam pencanganan tersebut, Sekretaris Daerah Ir. Jimmy Kuhu, Ketua DPRD Minut Denny Lolong S.Sos, Kajari Minut Fanny Widyastuti SH MH, Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, Presdir PT.MSM-TNT David Sompie, Perwira Penghubung Mayor Inf Jemmy Lotulung, asisten I dr. Jane Simons, Camat Talawaan Ruben Lengkong, Camat Dimembe Ansye Dengah serta para petani, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Talawaan.


Dalam sambutannya, Kapolda mengakui, berdasarkan data medio Januari hingga April 2021, tingkat kriminal yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebagian besar karena pengaruh Miras. Untuk itu pihaknya sangat mengapreseasi terobosan yang dilakukan Polres Minahasa Utara bersama Pemdes Talawaan yang mengolah cap tikus menjadi hand sanitizer. “Selain memiliki nilai ekonomis, juga bisa membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 melaui penyediaan hand sanitizer sebagai alat pelindung diri,” terang Kapolda.



Ditegaskan Nana Sudjana, Desa Talawaan merupakan desa pertama yang dicanangkan sebagai kampung sehat sadar Miras di Sulut. “Terobosan yang dilakukan pemerintah Desa bersama Polres Minut serta Forkopimda yang mengolah cap tikus menjadi menjadi hand sanitizer dan nira menjadi gula merah tak hanya bernilai ekonomis juga membantu dalam menekan angka kriminalitas.” sebut Kapolda.


Dengan dicanangkannya Desa Talawaan sebagai percontohan kampung sehat sadar Miras. Kapolda mengajak seluruh petani aren di Sulawesi Utara untuk belajar pengolahan nira di Desa Talawaan yang bisa memberikan manfaat dan bernilai ekonomis tinggi.


Sementara Kapolres Minahasa Utara AKBP. Grace Rahakbau SIK.M.Si menuturkan bahwa, kerjasama antara Polres Minut dengan Pemdes Wanua Talawaan ini merupakan upaya prepentif atau pencegahan terhadap penyebaran Miras, sekaligus memberikan solusi bagi petani aren yang kehidupannya hanya bergantung pada hasil olahan nira.


“Dengan menjadikan cap tikus menjadi hand sanitizer yang wangi dan lembab, bisa memberikan income lebih bagi petani aren dibanding dijual ke warung-warung dalam bentuk cap tikus maupun nira. Ini merupakan salah satu upaya dalam menekan penyebaran miras sekaligus mendorong peningkatan ekonomi petani nira.” terang Srikandi yang dikenal ramah dan dekat dengan insan pers ini.


Reporter: Benny

Editor: Redaksi

×
Berita Terbaru Update