8 orang berprofesi Debt Collector diringkus Maleo Polda Sulut. ©2021 Sulut.infosatu.co.id
SULUT, Sulut.infosatu.co.id - Menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang mendapat perintah langsung dari Presiden Joko Widodo, untuk memberantas para pungutan liar (pungli) dan premanisme.
Polda Sulawesi Utara (Sulut) langsung bergerak menggelar operasi praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.
Tim kusus Maleo Polda Sulut rutin lakukan patroli melaksanakan operasi senjata tajam dan premanisme untuk menekan terjadinya angka kriminalitas di wilayah hukum Polda Sulut.
Alhasil, 8 orang yang berprofesi sebagai Debt Collector langsung dirungkus Maleo Polda Sulut. Diduga kedelapan orang tersebut, sering melakukan penarikan kendaraan roda 2 dan roda 4. Namun tidak dilengkapi sertifikat profesi penagihan pembiayaan Indonesia (SPPI) serta dokumen kelengkapan pihak leasing.
8 orang Debt Collector itu, diduga hanya bermodal aplikasi mata elang (Super Matel) untuk melakukan penarikan kepada para konsumen yang sudah menunggak.
Berdasarkan: Surat Perintah Nomor : Sprin / 290/ III / OPS.1/2021. Dan Perintah Lisan Presiden RI Kepada Kapolri.
Tim kusus Maleo Polda Sulut Rabu (16/06/2021) sekitar pukul 13.30 Wita, di pimpin Ka Tim Maleo Kompol Elia Maramis, melakukan Razia terhadap para Debt Collector yang sering mangkal di pinggiran jalan di kota Manado.
Setelah dilakukan pemeriksaan bagi para Debt Collector, akhirnya terjaring 8 orang tidak memiliki dokumen lengkap.
Inilah nama nama yang berhasil di amankan Tim Satgassus Maleo Polda Sulut.
MT alias MARSEL
Pekerjaan : Debcolektor
TD alias TOMMY
Pekerjaan: Debcolektor
RW alias RIO
Pekerjaan : Debcolektor
AM alias AUDY
Pekerjaan: Debcolektor
FK alias FERNANDO
Pekerjaan : Debcolektor
VA alias VLADIMIR
Pekerjaan: Debcolektor
YA alias YONATHAN
Pekerjaan: Debcolektor
JT alias JUNIOR
Pekerjaan: Debcoletor
Selanjutnya Tsk Dibawa ke Markas Satgasus Maleo untuk dilakukan Pembinaan.
Reporter: Benny
Editor: Redaksi