×

Iklan

Iklan

Data ASN/PNS Palsu Hampir Mencapai 100.000 Termasuk Bayar Iuran Pensiun

25 Mei 2021 | 06:48 WIB Last Updated 2021-05-25T16:40:54Z


JAKARTA, Sulut.infosatu.co.id - Sebanyak 97.000 data ASN/PNS yang tergolong misterius, bahkan sampai saat ini pemerintah membayar gaji kepada mereka, tetapi setelah ditelusuri tidak ada orangnya.


Hal ini di utarakan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Senin (24/5/2021).


"Banyak yang perlu dimutakhirkan, dilengkapi, bahkan masih banyak juga data-data yang palsu. Pada 2014 kita melakukan kembali pendataan ulang PNS tapi saat itu kita sudah melakukannya melalui elektronik dan dilakukan oleh masing-masing PNS sendiri. Hasilnya apa? Ternyata hampir 100.000 tepatnya 97.000 data itu misterius. dibayarkan gajinya, membayarkan iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya," katanya.


Sejak saat itu database PNS disebut menjadi lebih akurat walaupun masih banyak yang belum melakukan pendaftaran ulang data diri. Baru kemudian setelah beberapa tahun kemudian mulai banyak PNS yang mengajukan diri untuk daftar ulang.


"Memutakhirkan data ASN baru dua kali. Pertama tahun 2002 itu dilakukan melalui daftar ulang PNS dengan sistem yang masih manual. Kemudian pada 2014 kita melakukan kembali pendataan ulang PNS, tapi saat itu kita sudah melakukannya melalui elektronik," ujarnya, dilansir dari YouTube BKN


Dalam memperbaiki data, kini BKN meluncurkan program Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) agar PNS bisa melakukan update data setiap waktu melalui aplikasi MYSAPK. Dengan begini PNS bisa melakukan perubahan data sendiri, tidak perlu menunggu BKN.


"Semua ini terjadi karena Kita lakukan tidak secara berkala, tapi setiap waktu dan dilakukan oleh masing-masing PNS/ASN karena orang yang paling berhak atas datanya adalah PNS yang bersangkutan," tutupnya.


Editor: Redaksi

×
Berita Terbaru Update